Pemerintah Didesak Perbaiki Ekonomi dan Terus Ciptakan Lapangan Kerja
Salah satu solusi yang ditawarkan pengunjukrasa pemerintah harus lebih banyak menciptakan lapangan pekerjaan guna mencegah bertambahnya jumlah pengangguran.
Unjukrasa pada Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Jambi ini dilakukan di Kantor Gubernur Jambi, di Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Jumat (01/05/2026).
Salah seorang pendemo Adi (19) dalam orasinya mengatakan, pada momentum Peringatan Hari Buruh Internasional ini mereka menyampaikan sejumlah tuntutan yakni : Mendesak pemerintah daerah segera mengesahkan undang-undang (UU) ketenagakerjaan baru.
Pengesahaan Rancangan Undang Undang (RUU) Perampasan Aset, menolak upah murah dan mendorong penghapusan alih daya serta ratifikasi konvensi ILO 190.
Selanjutnya pemerintah sesegera mungkin melakukan percepatan reformasi agraria dan menyelesaikan konflik lahan di Jambi.
"Intinya pemerintah harus segera melakukan perbaikan ekonomi dengan memperbanyak terciptanya lapangan kerja untuk mencegah pengangguran," ujarnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jambi Ismed Wijaya kepada wartawan mengatakan pihaknya menampung aspirasi yang disampaikan pendemo.
"Kita tampung semua aspirasi serta tuntutan pengunjukrasa dan segera akan kita tindaklanjuti dengan menggelar pertemuan ", kata Ismed.
Unjukrasa yang berlangsung tertib dan terkendali tersebut dilakukan oleh gabungan ratusan buruh dan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Jambi.
Aksi mereka dikawal ketat petugas keamanan dari pihak kepolisian daerah Jambi.
Setidaknya ratusan personil polisi diterjunkan guna mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan. (*/red)
