Tuntutan PMII Belum Ditanggapi Dewan

PMII gelar Demo lagi di Sarolangun. Foto Jambiterbit.com
JAMBITERBIT.COM, SAROLANGUN - Walau telah dua kali menggelar unjukrasa Tuntutan PMII Sarolangun belum ditanggapi DPRD setempat. Tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Sarolangun tersebut agar DPRD Sarolangun menolak merevisi undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU D3).

Tuntutan itu telah disampaikan kepada wakil rakyat dengan menggelar unjukrasa sebanyak dua kali dalam sebulan terakhir, Maret 2018. Unjukrasa pertama pada ( 5/3/2018) di gedung DPRD Kabupaten Sarolangun dan yang kedua pada Kamis (15/3/2018) di tempat yang sama. Hingga saat ini mahasiswa masih menunggu keputusan DPRD.

Ketua PMII Kabupaten Sarolangun Hengky Tornando kepada wartawan di Sarolangun mengatakan PMII tetap mendesak wakil rakyat agar menolak revisi UU MD3. "Ini tindaklanjut dari unjukrasa yang pernah kami gelar kemarin", ujar Hengky,

Sementara itu Anggota DPRD Sarolangun  Aang Purnama kepada wartawan di Sarolangun mengatakan dirinya tetap menampung aspirasi mahasiwa. Namun soal itu tak dapat diputuskan sendiri, harus menunggu anggota yang lain."Kita kan ada fraksi, ada anggota jadi tak bisa diambil keputusan sendiri", pungkasnya. (red/kon/jt04)
Diberdayakan oleh Blogger.