![]() |
| Kebakaran lahan gambut. foto istimewa |
KALSEL - Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga hari ini Sabtu, (05/9/2026) masih terus berupaya memadamkan api di sejumlah lahan gambut.
Berbagai cara dilakukan salah satunya dengan melakukan pendekatan berbasis teknologi inovasi yang disebut dengan istilah Gambut Injaction.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan berharap seluruh personel dan peralatan yang dikerahkan dapat melaksanakan tuigas dengan baik dan berjalan maksimal.
Inovasi Gambut Injaction yang diterapkan Satgas Karhutla Kalsel maksudnya ialah sebuah metode pemadaman api dengan cara menyuntikan cairan pemadam api ke dalam lapisan lahan gambut hingga kedalaman 2 meter.
Metode ini dirancang untuk menjangkau sumber bara api yang tidak terlihat secara kasat mata yang dapat kembali memicu kebakaran.
Penerapan metode ini dipadukan dengan penggunaan drone termal untuk mendeteksi titik panas secara lebih akurat, guna memetakan bara api.
Dikutip dari bagian pemberitaan Polda Kalsel, adapun cairan yang digunakan untuk menerapkan metode gambut injection berupa cairan konsentrat surfaktan yang dicampur dengan air.
Dengan menggunakan peralatan khusus, cairan tersebut disuntikan pada lahan gambut yang terdeteksi miliki panas atau bara api.
Cara ini terbilang efektif, karena hasil ujicoba di lokasi menunjukan adanya penurunan suhu secara signifikan.
Kalau sebelumnya sekitar 130°C turun menjadi 30°C setelah cairan itu disuntikan. Mungkin metode ini dapat diterapkan ditempat lain dalam upaya pemadaman Karhutla. (*/red)


