![]() |
| TNI, Polri dan Forkompimda Kota Jambi gelar apel bersama sebelum berpatroli malam Minggu. foto Humas Polda Jambi |
KOTA JAMBI - Pasca bentrok antar remaja yang terjadi di Kawasan Pusat Perbelanjaan Mall Wiltop Trade Center (WTC) Kota Jambi, Sabtu (15/08/2026). Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Polisi dan TNI memastikan situasi di Kota Jambi tetap aman dan terkendali.
Polisi terus menciptakan rasa aman kepada warga Kota Jambi dengan menerjunkan sekitar 250 personil aparat untuk berpatroli ke sejumlah lokasi yang disinyalir rawan aksi kejahatan, pada Sabtu (22/08/2026) malam.
Seperti dilansir dalam pemberitaan Bagian Humas Polda Jambi, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang dengan tegas mengatakan bahwa di Kota Jambi tidak ada ruang bagi kelompok maupun pelaku aksi yang dapat menyebabkan keresahan masyarakat.
“Tidak ada ruang bagi pelaku berandalan yang meresahkan masyarakat. Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan secara tegas dan terukur demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga Kota Jambi", tegas kapolresta.
Dalam hal ini polisi tidak main-main, bahkan kata kapolresta, walapun pelaku yang melakukan kejahatan masih terhitung anak dibawah umur, apalagi sampai menyebabkan korban jiwa, maka proses hukum tetap berjalan sesuai dengan ketentuan undang-undang.
"Hal itu bertujuan untuk menciptakan efek jera (kapok/tobat/red) kepada pelaku," tambahnya.
Sejauh ini langkah nyata yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi, Polisi dan TNI adalah menggelar patroli malam khususnya malam Minggu, seperti yang dilakukan pada Sabtu malam 22 Agustus 2026.
Sebelum berpatroli, personel anggota Polresta Jambi, Polda Jambi, TNI dan Forkofimda Kota Jambi menggelar apel bersama yang bertempat di lapangan Kantor Walikota Jambi, di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.
Saat itu hadiri juga Walikota Jambi Maulana, Wakapolda Jambi Brigjen Pol K. Yani Sudarto dan Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang. Kemudian dihadiri juga oleh jajaran TNI dan Forkopimda Pemkot Jambi. (*/ref)


