belajar blogging untuk semua
Puing Bangunan sisa Gempa di Nusa Tenggara Timur / foto : istimewa

NTT - Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) korban gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berjumlah 281 jiwa. 

Seperti dilansir CNN Indonesia, Senin (17/8/2026), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton, SP Panjaitan pada saat konfrensi pers mengatakan, sejauh ini terdapat 68 jiwa meninggal dunia sedangkan 213 lainnya mengalami luka.

 

Adapun rincian korban gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026 lalu ialah di Menagarai 26 jiwa, Mengarai Timur 24 jiwa, Nagekeo 8 jiwa, Kabupaten Sika 4 jiwa. Kemudian di Kabupaten Ende, Ngada dan Mangarai Barat masing -masing 2 jiwa.


Sejuh ini upaya yang dilakukan pihak BNPB terus memantau perkembangan jumlah korban pada kejadian itu. 

"Kami tetep memantau perkembangan jumlah korban ini dan kami akan terus melaporkan jika nanti ada jumlah korban yang ditemukan," tutur dia.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Provinsi NTT selama 14 hari, terhitung mulai 15 hingga 28 Agustus 2026. (*/red/dari berbagai sumber)