Ini Upaya Pemerintah Menekan Tingginya Harga Cabai
![]() |
| Kadis Perindag Provinsi Jambi, Ariansyah. foto jambterbit.com |
Rencana pembelian alat penyimpanan produk pertanian tersebut adalah rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Jambi, kepada Disperindag Provinsi Jambi.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi, Ariansyah kepada jambiterbit.com, Minggu (16/6/2019).
Menurut Ariansyah, alat penyimpanan produk pertanian tersebut sangat efektif dan dapat menjadi media penyimpanan dalam waktu lama.
Cara mainnya, ujar Ariansyah seperti ini. Pada saat harga cabai rendah maka cabai akan dibeli dan disimpan. Setelah itu cabai yang disimpan akan digelontorkan melalui operasi pasar pada saat harga cabai naik.
"Cabai atau produk pertanian yang disimpan tersebut akan dijual dengan harga terjangkau oleh masyarakat," tambah Ariansyah.
Seperti pernah diberitakan sebelumnya, harga cabai merah keriting usai lebaran Idul Fitri menembus Rp 60 ribu/kg. Harga tersebut merupakan harga ditingkat pedagang di pasar.
Sedangkan harga eceran di sejumlah warung kelontong di Kota Jambi mencapai Rp 7000/ons. Artinya untuk satu kilo Rp 70 ribu rupiah. (zal)
