Fasilitas Belajar Mengajar SMP 9 Muarojambi Memprihatinkan

Inilah kondisi mobiler di Kelas 7 D, SMPN 9 Muarojambi.  foto jambiterbit. com

JAMBITERBIT.COM, MUAROJAMBI - Fasilitas belajar mengajar di SMP Negeri No 9, Desa Sungaigelam, Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, memprihatinkan.

Meja dan kursi tempat belajar siswa dapat dikatakan tak layak pakai lagi. Kondisi mobiler tersebut telah usang dan banyak yang rusak.

Meja dan kursi belajar yang terbuat dari kayu tersebut telah lapuk dimakan usia, sehingga diduga mengganggu aktivitas siswa belajar.

Salah seorang wali murid yang tak ingin namanya ditulis mengaku meja dan kursi tersebut tak layak lagi dipakai untuk proses belajar siswa.

 "Sebagian meja belajar yang terbuat dari papan ada yang bolong dan lapuk. Kita berharap pihak terkait memberikan perhatian terhadap kondisi ini," ujarnya usai mengambil rapor anaknya di SMP tersebut, Sabtu (29/6/209).

Menurut walimurid ini, kondisi seperti itu telah beralangsung lama dan ada bekas perbaikan meja oleh pihak sekolah.

"Mungkin pihak sekolah terpaksa memakai meja dan kursi yang lapuk, karena tak ada pilihan lain," imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan sejumlah walimurid yang datang saat itu. Kerusakan terparah pada meja dan kursi belajar persis di kelas 7 D atau ruang kelas 1 D SMP Negeri 9 Muarojambi.

Salah seorang guru, Tuti Sumarni, S.Pd saat membagikan rapor kepada walimurid kelas 7 D juga membicarakan hal itu.

"Inilah kondisi kelas 7 D, mobiler telah banyak yang rusak, kami berharap ada perhatian dari pihak terkait," ujar wali kelas 7 D tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, memang meja dan kursi telah banyak yang rusak dan bolong. Bahkan sebagian terlihat lapuk dimakan usia. (jambiterbit/emi)
Diberdayakan oleh Blogger.