Debit Air Sungai Batanghari Surut, Harga Batu Koral Turun
![]() |
| Para pekerja kuli angkut batu koral. foto : : hanafi/jambiterbit.com |
JAMBITERBIT.COM, KOTA JAMBI - Ditengah naiknya harga kebutuhan pokok usai lebaran Idul Fitri 1440 H/ 2019 M, ternyata ada harga kebutuhan lain yang turun.
Batu koral misalnya, tiga bulan lalu harganya Rp 1.600 ribu/ truk (4 kubik). Saat ini turun menjadi Rp 1050 ribu/truk.
Berarti untuk 1 kubik batu koral saat ini seharga Rp 300 ribu ditambah Rp 150 ribu ongkos angkut (ampra).
Yono (52) kuli angkut batu koral di tepi Sungai Batanghari, di Kelurahan Kasang, Kota Jambi mengaku saat ini harga batu koral sedikit turun karena debit air sungai batanghari surut.
Menurut warga yang tinggal Lorong Sunda Putra, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi ini dalam sehari bosnya dapat menjual rata-rata 10 truk atau 40 kubik batu koral.
Namun, kalau pas air sungai batanghari sedang naik (banjir), harga naik menjadi Rp 400 ribu per kubik.
"Sekarang agak murah, karena batu koral banyak, air surut," ujar Yono, Selasa (25/6/2019).
Sementara itu, Saman (64) pengusaha batu koral membenarkan kalau saat ini harga batu koral turun.
"Kalau air surut, proses pengambilan batu koral agak mudah, kalau pas air besar sulit, karena arus deras," terang Saman.
Dikatakan Saman, dirinya telah melakoni pekerjaan sebagai pedagang batu koral telah lebih dari 20 tahun.
Saat ini dia mempekerjakan 5 orang anak buah yang bertugas memuat batu koral ke dalam karung dan mobil truk.
Batu koral yang dia jual berasal dari daerah hulu sungai batanghari. Banyak juga masyarakat yang bekerja sebagai kuli tambang batu koral di sana.
Sejujurnya, Saman menceritakan, para pedagang batu koral di Jambi ini sangat banyak. Tapi belakangan banyak yang bangkrut.
"Entah apa penyebabnya, mungkin karena merugi. Sebab untung dalam berjualan batu koral ini kecil", tuturnya.
Dia melanjutkan, lebih enak berjualan pasir ketimbang batu koral. Karena batu koral ini hanya digunakan untuk bahan cor bangunan.
"Kalau pasir lebih banyak gunanya dalam bangunan, mulai untuk memasang batu bata, plaster dan lantai bangunan," tutupnya. (jambiterbit/han)
