Gubernur Tak Datang, Warga Pulau Jelmu Kecewa

Kades Pulau Jelmu, Abdul Wahab. Foto David Asmara
JAMBITERBIT.COM, TEBO - Warga Desa Pulau Jelmu, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, merasa kecewa. Setelah ditunggu dalam satu acara, ternyata Gubernur Jambi, H. Zumi Zola "tak datang". Padahal, warga telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut orang nomor satu di Jambi tersebut.

Pada hari itu Rabu (11/10/2017) rencananya, gubernur akan datang ke Desa Pulau Jelmu untuk melaksanakan aksi simbolis pencabutan pohon kelapa sawit di lokasi lahan sawah sebagai wujud semangat petani menghidupkan kembali lahan pertanian. Sebab, lahan pertanian itu telah puluhan tahun telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

Kepala Desa Pulau Jelmu, Abdul Wahab, Rabu (11/10/2017) menyatakan bahwa warganya  kecewa karena pencabutan pohon kelapa sawit yang semula akan di hadiri oleh Gubernur Jambi, Zumi Zola beserta rombongan di desanya "batal".

"Warga sangat antusias mendengar gubernur akan berkunjung ke desa mereka. Tapi harapan warga pupus seketika, setelah yang ditunggu tak datang", ujarnya.

Sementara salah seorang warga Tarmizi, menuturkan hingga Rabu (11/10/2017) sore tadi, warga masih berada di lokasi dimana semula Gubernur Zumi Zola akan melakukan pencabutan pohon kelapa sawit di lahan sawah.

Namun akhirnya hanya dilakukan oleh Kadis Pertanian Provinsi Jambi didampingi Kadis Pertanian Tebo Ir. Sarjono. " Demi program yang sudah di canangkan oleh pemerintah haruskah pengorbanan dan ke ikhlasan kami dibalas dengan kekecewaan. Bahkan warga merelakan lahan perkebunan sawitnya dijadikan lahan pertanian padi sawah untuk mengembalikan fungsi lahan," kata Tarmizi.

Terpisah Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Holtikultura Ir.Sarjono mengakui bahwa Gubernur Jambi tidak jadi hadir dalam acara tersebut. Alasannya, karena waktu yang sangat terbatas, sementara ditempat lain sudah di tunggu dalam event pembukaan sepak bola di Tebo, jadi beliau minta diwakili kadis pertanian Propinsi Jambi. "Saya maklum petani setempat sedih tak bisa berjumpa dengan gubernurnya", kata Sarjono. (dva/kontri)
Diberdayakan oleh Blogger.