Shopee Liga 1: Dampak Kompetisi Ditunda, Manajemen PSIS Kembali Temui Pemain

Semarang - Manajemen klub PSIS Semarang kembali mengagendakan pertemuan dengan para pemainnya. Ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas kembali ditundanya pelaksanaan kompetisi Shopee Liga 1.

Seperti diketahui, PSIS dan 17 tim peserta Shopee Liga 1 lainnya seharusnya telah memainkan pekan keempat mulai hari Kamis (1/10/2020) kemarin. Namun dua hari sebelumnya, PSSI harus menunda kompetisi.

Penyebabnya adalah pemerintah belum dapat mengabulkan pertandingan sepak bola di Indonesia pada saat kondisi pandemi COVID-19 masih tinggi. PSSI pun berharap pertandingan bisa digelar sampai batas waktu bulan November mendatang.

Keputusan yang akan dilakukan manajemen PSIS adalah berbicara dengan para pemain, terutama para ekspatriat dari negara lain. Seperti pelatih Dragan Djukanovic, assisten Zarko Curcic, dan dua pemainnya yaitu Jonathan Cantilana serta Wallace Costa.

Pembicaraan nanti tidak lain adalah membahas nasib mereka untuk kemungkinan kembali ke negaranya masing-masing atau tetap bertahan di Semarang, sambil menunggu kepastian kompetisi.

"Khusus untuk pemain dan pelatih asing kami akan bicara lebih detail lagi, arena itu juga menyangkut kontrak. Kami belum putuskan mereka akan pulang atau tidak. Perlu berbicara dengan mereka," terang GM PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto, Jumat (2/10/2020).

Kesetiaan Diuji

Para legiun asing yang dimiliki PSIS, hanya dua pemain yang belum bergabung ke Semarang. Yakni Flavio Beck Jr yang tertahan di Kroasia dan Bruno Silva yang juga masih berada di Brasil.

Pemain tengah Jonathan Cantilana dan kedua pelatih asing PSIS yang cukup setia lama tinggal di Semarang sejak masa pandemi COVID-19. Atau sejak kompetisi ditangguhkan pada bulan Maret 2020.

Sementara bek sekaligus kapten PSIS, Wallace Costa belum lama ini datang dari Brasil. Ia datang sekitar dua pekan lalu dan langsung menyesuaikan diri dalam program latihan bersama rekan-rekannya.

"Kasihan mereka, seperti coach Dragan dari awal sampai tidak pulang ke negaranya. Kalau ini ditunda lagi, saya yakin tentu mereka akan sangat terpukul dengan kondisi seperti itu," tegas pria yang akrab disapa Liluk.

sumber : bola.com

 

Diberdayakan oleh Blogger.