P2DK Tahun 2020 di Kabupaten Sarolangun Dimulai


SAROLANGUN - Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) Kabupaten Sarolangun tahun 2020 dimulai. Program unggulan Bupati Cek Endra ini merupakan pemberdayaan ekonomi kerakyatan, tahun ini difokuskan pada bidang ketahanan pangan.

Launching Program yang sangat mambantu masyarakat ini digelar di Desa Lubuk Resam Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG), Kabupaten Sarolangun, Senin (31/8/2020) di lokasi Kelompok Tani (Poktan) Sukajadi.

Dalam launching P2DK ini Bupati Cek Endra yang diwakili Wakil Bupati Sarolangun (Wabup) Hillalatil Badri mengatakan program P2DK di masa pandemik ini fokus pada ketahanan pangan, yakni penanaman padi, jagung dan kedele (Pajale) yang langsung dapat mengatasi kebutuhan pangan masyarakat.

"P2DK pada masa pandemic ini kita fokuskan pada bidang ketahanan pangan, hari ini kita launching dengan penanaman padi sawah, dengan launching P2DK di Poktan Sukajadi, Saya harapkan diikuti oleh Poktan lainnya, atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun, dengan bismillah program P2DK tahun ini dinyatakan dimulai," kata Wabup.

Masyarakat Kabupaten Sarolangun sebagai penerima manfaat langsung program P2DK telah merasakan bukti nyata bahwa program ini sangat membantu, secara umum bukan hanya dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan tetapi juga cenderung pada pembinaan sumber daya manusia yang dapat memproduksi bahan pangan dan membentuk jiwa kewirausahaan.

Terkait hal ini Wabup berharap program serupa juga dapat dilakukan secara luas di Provinsi Jambi.
"Kita juga berharap program serupa bisa juga dilaksanakan secara luas Provinsi Jambi demi menjaga ketahanan pangan," harap Wabup.

Dari penelusuran media ini, dipilihnya Poktan Sukajadi dalam launching kali ini, karena di tempat ini petani terorganisir dengan rapi, dan di Kecamatan CNG, menurut data yang ada, lahan persawahan mencapai 240 hektar lahan sawah produktif.

"Pada sepuluh desa di Kecamatan CNG tercatat 740 hektar lahan padi sawah produktif, dan menurut saya program P2DK sangat pas difokuskan tanaman pangan padi, jagung dan kedelai (pajale)," kata Jauhari, S. Ap, Camat CNG.

Dedy Hendri, Asisten II Bupati Sarolangun dalam sambutannya mengatakan semua jajaran Pemkab Sarolangun sangat mendukung Program unggulan Bupati Cek Endra, dan sesuai instruksi Bupati pada tahun ini difokuskan pada bidang ketahanan pangan masyarakat dan daerah.

"Kami mendukung Bupati dalam pandemi ini memikirkan ketahanan pangan, dengan ketersediaan lahan yang luas, di Poktan Sukajadi ini tersedia 240 hektar sawah produktif," ucap Dedy Hendri.
Ia juga menyebut harapannya kepada semua masyarakat tani dan Poktan untuk menggerakkan tanaman pangan, "Dengan kegiatan ini kami berharap kita semua menggerakkan tanaman pangan, hari ini diawali dengan penanaman padi sawah, nanti penanaman jagung di Desa Kasang Melintang Kecamatan Pauh," urai Dedy Hendri.

Lanjut Dedy Hendri, dalam program P2DK bukan hanya pertanian Padi sawah, ada juga di 60 desa yang akan menanam padi ladang, jagung dan kedele, ternak sapi, kerbau dan perikanan di puluhan desa se Kabupaten Sarolangun.

Hadir dalam acara ini Sekda Ir. Endang Abdul Naser, Waka II DPRD Syahrial Gunawan, Kepala Bappeda Lukman, M. Pd, Dandim Sarko Tomy Radya Lubis dan anggota, Kapolres Sarolangun AKBP. Sugeng dan anggota.

Sedangkan dari leading sektor turut hadir Kadis PMD Mulyadi, Kadis TPHP Sakwan, Asisten 3 Azrian, ME, Kadis Ketahanan Pangan Dulmuin, Kadis Peternakan dan Perikanan Masturo Hardi, Kakan Kesbangpol Hudri, M. Pd.i.

Juga hadir para Camat, yakni Camat CNG Jauhari, S. Ap, Camat Limun Sibawaihi, Camat Sarolangun Huzairin, Camat Pelawan Deni Subhan, Camat Singkut RA Fatimah, Camat Bathin VIII Husni Mubarok, Sekdin Pertanian Provinsi Jambi Ir. Jamilah, Tokoh masyarakat, Poktan dan undangan lainnya.

Pada acara launching program P2DK ini juga dilakukan penyerahan bantuan pupuk, benih tanaman padi, bibit ikan lele, pupuk dan obat-obatan kepada kelompok tani. (nus)
Diberdayakan oleh Blogger.