Harga Buah Pinang Kering Terjun Bebas ke Level Rp 7 Ribu per Kilogram

Petani pinang di Kabupaten Muarojambi. foto jambiterbit.com

MUAROJAMBI - Harga jual buah pinang kering kini anjlok hingga Rp 7 ribu rupiah per kilogram. Sedangkan harga jual buah pinang basah lebih rendah hanya Rp 5000 per kilogram.

"Harga pinang sangat murah, biasanya mencapai Rp.15 ribu hingga Rp. 20 ribu per kilogram. Namun kini harga anjlok , bahkan harga turun hingga ke level terendah Rp 5 ribu hingga 7 ribu per kilogram," ujar Yatin (65) warga pengumpul buah pinang di Desa Tangkit, Kamis (29/12/21).

Anjloknya harga pinang menurut Yatin karena murahnya harga jual buah pinang pada pabrik dan besarnya biaya operasional pengumpul. Pengumpul pasti mengambil untung dan selama berkeleiling mengumpulkan buah pinang dari petani memerlukan biaya operasional. "Paling tidak untuk minyak motor," tambahnya. 

Sementara itu penampung buah pinang, Nurma mengatakan memang saat ini pabrik menetapkan harga lebih murah dari sebelumnya yakni hanya Rp 10 hingga Rp 15 ribu per kilogram untuk buah pinang kerring kualitas super."Kita hanya berani beli buah pinang kering dengan harga Rp 7 ribu per kilogram," tukasnya.

Sebab kata Nurma, kalau buah pinang masih basah harus dijemur lagi dan bisa rugi karena jum;ah timbangan terkadang jauh menyusut. Jadi untuk buah pinang basah ini sulit menentukan harga jual dipasaran.

"Kita kan cuma nyari keuntungan sedikit, nah kalau buah pinang basah dibeli, kemudian dikeringkan maka berat timbangan jauh menyusut tak sesuai perkiraan. Jangankan untung, malah bisa rugi besar," lanjut Nurma. (ref)
Diberdayakan oleh Blogger.