Biden Pecahkan Rekor Suara Populer Obama

JAKARTA - Calon Presiden Amerika Serikat, Joe Biden telah memecahkan rekor mantan Presiden Barack Obama untuk total suara yang ditetapkan dalam pemilihan bersejarah 2008, menurut pelacakan oleh The Associated Press.

Penghitungan tersebut, yang menurut laporan berita hanya menyisakan 70 juta suara, sebanding dengan sekitar 67 juta untuk Presiden Donald Trump. Ada kemungkinan bahwa kedua kandidat akan memecahkan rekor lebih dari 69 juta suara Obama, dengan jutaan surat suara masih dihitung di beberapa negara bagian.

Penampilan Biden yang memecahkan rekor mengejutkan mengingat antusiasme pemilih, terutama di kalangan anak muda terhadap mantan bosnya pada tahun 2008 itu.

Mantan wakil presiden Obama itu, saat ini memimpin atas Trump dalam total suara, membuka kemungkinan bahwa dia bisa memenangkan suara populer tetapi kehilangan Electoral Perguruan tinggi, serupa dengan yang terjadi pada 2016 ketika Trump mengalahkan Hillary Clinton.

Hasil tersebut juga muncul di tengah rekor jumlah pemilih tahun ini secara keseluruhan, menurut perkiraan awal oleh Proyek Pemilu Amerika Serikat .

Michael McDonald, seorang profesor ilmu politik di Universitas Florida yang menjalankan proyek tersebut, memperkirakan bahwa sekitar 160 juta orang Amerika yang memenuhi syarat telah memberikan suara dalam pemilihan presiden 2020, dengan tingkat partisipasi yang belum pernah terlihat dalam 120 tahun terakhir. Rekor sebelumnya untuk total pemilih sekitar 139 juta, ditetapkan pada 2016. (harianterbit.co)

 

Diberdayakan oleh Blogger.